Bentrok Di Seram Utara 5 Orang Korban 1 Meninggal Dunia, Gubernur: Masyarakat Tetap Menahan Diri | Berita Maluku Online | Berita Terkini Dari Maluku Berita Maluku Online
Loading...

Bentrok Di Seram Utara 5 Orang Korban 1 Meninggal Dunia, Gubernur: Masyarakat Tetap Menahan Diri


AMBON - BERTA MALUKU.
Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa dijadwalkan berkunjung ke tiga desa bertikai di Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, yaitu Sawai, Rumaolat dan Masihulan.


Kunjungan orang nomor satu di bumi para raja-raja ini, bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forikopimda) Maluku, Jumat pagi (04/04/2025), dalam rangka mediasi penyelesaian ketiga desa bertikai, yang telah mengakibatkan satu korban meninggal dunia dari pihak kepolisian, dan empat korban luka-luka. 


Namun sebelum melakukan kunjungan, Gubernur mengimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di ketiga desa agar tetap menahan diri, tidak terhasut atau terprovokasi dari siapapun dan dari pihak manapun, yang memperkeruh situasi Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di daerah itu.


"Saya menyesalkan peristiwa pertikaian antar kelompok masyarakat di dalam wilayah ketiga desa tersebut, yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, luka-luka dan kerugian harta benda,"ucapnya. 


Ia meminta kepada aparatur keamanan, TNI dan Polri agar segera memulihkan situasi Kamtibmas di tiga desa, sesuai aturan hukum yang berlaku.


"Mari kita percayakan aparatur keamanan Polri dan TNI, untuk mengambil semua langkah yang perlu guna memulihkan dengan segera situasi Kamtibmas di daerah itu,"ajak Lewerissa.


Gubernur juga mengajak peran aktif dari seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh pemuda, untuk melakukan upaya memulihkan situasi masyarakat agar kondusif seperti semula.


Ia memastikan akan senantiasa melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten Maluku Tengah, agar segera menangani dengan baik dan cepat para korban luka-luka dan meninggal dunia.


"Ini adalah imbau terbuka, saya sampaikan kepada seluruh masyarakat di Maluku pada umumnya dan khususnya saudara saudara saya tiga desa. Kiranya Tuhan yang maha kuasa Allah menopang kita semua,"harapnya. 


Sekedar tahu, pertikaian ketiga daerah yang terjadi kamis pagi (03/04/2025), berawal dari adanya pemukulan terhadap salah seorang supir mobil yang merupakan warga Masyarakat Negeri Rumaolat, saat melintasi jalur negeri Sawai.


Akibat dari penganiayaan tersebut, sehingga sekelompok masyarakat Negeri Rumaolat merespon dengan melakukan penebangan terhadap tanaman milik masyarakat Negeri Sawai, sehingga masyarakat Negeri Sawai dan olong berkumpul dan langsung menuju ke perbatasan Negeri Sawai dan Rumaolat Dengan membawa alat tajam. 


Tiba di perbatasan Negeri Sawai dan Negeri Rumaolat Kedua massa bertemu dan terjadi aksi saling serang antara kedua belah pihak dengan menggunakan Senapan angin, alat tajam dan batu.


Akibat dari kejadian tersebut mengakibatkan satu Korban Meninggal Dunia (Anggota Polri) Bripka Husni Abdullah dan 4 orang luka - luka dari masyarakat Negeri Sawai.

Peristiwa 5371886829710464067
Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# ANEKA

Indeks