Bawaslu Malut Rangkul Tokoh Agama Awasi Pilkada
http://www.beritamalukuonline.com/2015/05/bawaslu-malut-rangkul-tokoh-agama-awasi.html
Ternate - Berita Maluku. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Maluku Utara (Malut), menggandeng tokoh agama, guna membantu jalannya pengawasan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate pada 9 Desember mendatang.
Anggota Bawaslu Malut, Muksin Amrin di Ternate, Senin mengatakan, pihaknya menggaet tokoh agama untuk menggelar sosialisasi pengawasan partisipasi kepada seluruh tokoh agama dan pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) pada setiap kelurahan se-Kota Ternate, di gedung BLKI Ternate.
Dia mengatakan, sukses tidak Pemilu bukan hanya terletak pada pundaknya penyelenggara pemilu, melainkan juga butuh partisipasi aktif dari masyarakat.
"Pemilu ini dapat berjalan sukses, harus perlu didukung empat komponen diantaranya, Penyelenggara pemilu, peserta pemilu, masyarakat dan Pemerintah," ujarnya.
Oleh karena itu, jika tidak meskipun penyelenggara independen dalam mengawasi Pilkada, tetapi masyarakat tidak ikut independen atau taat asas pemilu, maka diyakini, hasil pemilu bakal carut marut.
Dengan demikian, Bawaslu berkewajiban mengundang simpul-simpul masyarakat sebagai basis pemilih, guna ikut bersama-sama melakukan pengawasan pemilihan wali kota dan wakil wali kota Ternate.
Sedangkan, materi sosialisasi yang disampaikan kepada LPM dan tokoh agama ini, yakni apa sesungguhnya pemilu disertai tahapannya dan peran masyarakat dalam pemilu.
Sehingga, kedua simpul ini penting untuk dirangkul, karena pasti punya basis masyarakat di level tingkat bawah, untuk itu, dengan adanya dukungan tokoh agama ini, bisa meminimalisir terjadinya kecurangan saat pilkada nanti.
"Diharapkan sebagai perpanjangan tangan dari Bawaslu untuk sampaikan kepada masyarakat agar tidak melanggar asas pemilu, serta sebagai penyejuk bagi masyarakat, jikalau pemilu akan berujung konflik," ujarnya. (ant/bm 10)
Anggota Bawaslu Malut, Muksin Amrin di Ternate, Senin mengatakan, pihaknya menggaet tokoh agama untuk menggelar sosialisasi pengawasan partisipasi kepada seluruh tokoh agama dan pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) pada setiap kelurahan se-Kota Ternate, di gedung BLKI Ternate.
Dia mengatakan, sukses tidak Pemilu bukan hanya terletak pada pundaknya penyelenggara pemilu, melainkan juga butuh partisipasi aktif dari masyarakat.
"Pemilu ini dapat berjalan sukses, harus perlu didukung empat komponen diantaranya, Penyelenggara pemilu, peserta pemilu, masyarakat dan Pemerintah," ujarnya.
Oleh karena itu, jika tidak meskipun penyelenggara independen dalam mengawasi Pilkada, tetapi masyarakat tidak ikut independen atau taat asas pemilu, maka diyakini, hasil pemilu bakal carut marut.
Dengan demikian, Bawaslu berkewajiban mengundang simpul-simpul masyarakat sebagai basis pemilih, guna ikut bersama-sama melakukan pengawasan pemilihan wali kota dan wakil wali kota Ternate.
Sedangkan, materi sosialisasi yang disampaikan kepada LPM dan tokoh agama ini, yakni apa sesungguhnya pemilu disertai tahapannya dan peran masyarakat dalam pemilu.
Sehingga, kedua simpul ini penting untuk dirangkul, karena pasti punya basis masyarakat di level tingkat bawah, untuk itu, dengan adanya dukungan tokoh agama ini, bisa meminimalisir terjadinya kecurangan saat pilkada nanti.
"Diharapkan sebagai perpanjangan tangan dari Bawaslu untuk sampaikan kepada masyarakat agar tidak melanggar asas pemilu, serta sebagai penyejuk bagi masyarakat, jikalau pemilu akan berujung konflik," ujarnya. (ant/bm 10)